Cara Berhemat Listrik :  

Posted by: umihasan in

Untuk Dirumah dan di Kantor

  1. Seperti iklan di TV Matikan yang tidak perlu, 17.00~22.00, (waktu beban puncak)
  2. Matikan Lampu dan Komputer pada saat istirahat siang.matikan juga monitor karena kadang CPU sudah mati tetapi monitor masih hidup.
  3. Gantilah Lampu pijar dengan lampu hemat energy seperti yang banyak di pasaran,untuk mendapat terang yang lebih dengan daya yang lebih rendah, dianjurkan dengan menggunakan merek yang sudah terkenal jangan yang pinggir jalan. Karena merek terkenal biasanya masa hidupnya lebih panjang.
  4. Apabila anda menggunakan lampu pijar untuk lampu hias atau lampu gantung yang banyak menggunakan lampu pijar, pasanglah Dimmer Switch untuk membuat lampu tersebut redup dan akan lebih kelihatan indah karena tidak menyilaukan mata, apabila dengan cara tersebut dirasa kurang terang pasanglah lampu downlight disekitarnya dengan lampu hemat energy didalamnya, dan setel/set lampu hias nya di posisi paling redup, pasti akan kelihatan lebih indah.
  5. Apabila anda memakai lampu TL yang panjang 20W,maupun 36W, lihatlah ballast yang dipakai, apabila memakai ballast konvensional atau yang memakai lilitan seperti travo, gantilah dengan ballast Electronic yang sudah banyak di pasaran, dengan cara tersebut bisa menghemat sampai dengan 20%, dengan ballast biasa atau ballast konvensional lebih boros karena cos phi nya jelek dan energy listrik sebagian terserap menjadi panas didalam ballast tersebut. Ini adalah cara penghematan paling efektive di rumah maupun kantor anda, saya sudah melakukan pengujian atas hal tersebut.
  6. Untuk saudara kita yang diluar kota atau di pinggiran kota yang udaranya masih sejuk kalau malam menggunakan AC, gantilah AC dengan Exhaus Fan yang bisa dipasang di celing atau plafon maupun di tembok menghadap keluar atau dengan kata lain membuang udara di dalam kamar dan memasukan udara luar dari ventilasi yang ada secara otomatis,maka anda bisa merasakan dingin seperti diluar rumah ( untuk cara yang satu ini bisa ditanyakan kepada Kiageng Semelekethe,,, eh Similikithi hik, hik, hik. Baik untuk kesehatan ngak Ki? )
  7. Bagi anda yang di rumanya mengalami drop Voltage atau tegangannya tidak standar, dibawah 200V, dianjurkan memasang AVR ( Auto Voltage Regulator ) untuk menaikan tegangan ke 220V secara otomatis, alat ini banyak tersedia di pasaran sesuai dengan kapasitas beban di rumah anda, pilihlah alat dengan sistim Sleding transformer otomatis, karena lebih awet dibanding yang sistim Electronic, dengan menaikan tegangan sesuai standar akan aman bagi peralatan listrik rumah anda dan juga hemat, contoh apabila anda memasak nasi dengan rice kooker electric dengan tegangan listrik 180Volt akan memakan waktu 50 menit tetapi dengan tegangan stabil 220V cukup 30menit karena lebih panas,lebih hemat.

Untuk Di Pabrik

  1. Yang menggunakan Fan , Pompa, Mixer bisa dipasang inverter untuk soft start mengontrol kecepatan dan mengefektivekan kerja mesin mengurangi stress pada mechanical part, namun harus dipelajari lebih dahulu apakah memungkinkan untuk di pasang Inverter tersebut, karena apabila tidak bisa di kontrol dengan baik tidak akan menghsilkan nilai penghematan yang efektive. Contoh penghematan yang efektive : apbila Water transfer pump yang dengan acuan pressure, apabila menggunakan sistim manual pressure swtch, dengan cara kerja kalau pressure tinggi maka pompa akan mati dan pressure rendah pompa akan hidup, maka apabila ada pemakaian yang lebih rendah atau tidak sebanding dengan kekuatan pompa akan terjadi ono off on off pada pompa tersebut dan hal ini menimbulkan energy terbuang percumah, apabila diapsang sistim invereter dan dikontrol dengan pressure transmitter dan Pressure Indicator Controller (PIC) dan pressure switch maka dapat di seting dengan sbb. Apabila pressure yang dibutuhkan cukup 4kg/cm2 maka SV ( Set Point ) PIC pada 4kg/cm2 dan Pressure Swtch di set 3,8kg/cm2 pompa stop dan 2kg/cm2 pompa start ( Diferential 2kg/cm2) dengan cara tersebut diatas akan dicapai sistim kerja sebagai berikut : Apabila Pressure 2kg/cm2 maka pompa akan strart secara pelan sesuai dengan akselerasi yang sudah di set misal 10detik, dan pompa akam mengejar ke posisi 4kg/cm2, apabila ada pemakaian sedikit maka secara pelan pompa akan terus menyesuaikan sesuai dengan set point, apabila ada pemakaian banyak maka pompa bisa beroperasi maximum speed / full speed, dan apabila tidak ada pemakaian maka pressure akan naik terus sesuai dengan set point 4kg/cm2 tetapi pada posisi 3,8kg/cm2 pompa sudah dipaksa stop oleh pressure switch, dan seterusnya.hal tersebut diatas adalah satu contoh yang bisa di pasang sistim penghematan yang terkontrol dengan baik dengan konsep Energy Saving tidak menghilangkan system yang ada melainkan menambahnya.
  2. Meningkatkan efektivitas mesin dengan berbagai macam inovasi yang bisa dilakuakn sesuai dengan kemajuan teknologi yang lebih berorientasi pada Penghematan Energy, dengan perhitungan pengembalian nilai investasi secepat mungkin. Satu contoh mesin yang suda tua dan manual bisa di modifikasi ke system otomatis atau digantikan denga mesin otomatis untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mengurangi tenaga manual.

This entry was posted on 19:43:00 and is filed under . You can leave a response and follow any responses to this entry through the Langgan: Poskan Komentar (Atom) .

0 komentar

Poskan Komentar